Muna

Lobi Strategis Pemkab Muna Sukses Hadirkan Lima Kawasan Terpadu Kampung Nelayan

Sentra ekonomi maritim Kabupaten Muna kembali mengalami eskalasi progresif. Upaya masif untuk mengkonsolidasikan kekuatan pesisir berbuah manis setelah pemerintah pusat kembali menginjeksi program strategis Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di empat desa pesisir pada tahun 2026.

Intervensi infrastruktur ini diproyeksikan menjadi katalisator kebangkitan ekonomi kaum nelayan tradisional.

​Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (KP) Kabupaten Muna, Akira, mengonfirmasi bahwa pendelegasian program ini merupakan wujud legitimasi pusat terhadap potensi bahari Bumi Sowite. Keempat lokus baru tersebut meliputi Desa La Bone, Desa Wangkolabu, Desa Bontu-bontu, serta Kelurahan Napabalano.

BACA JUGA : Bupati Muna Dorong Transformasi Pramuka Kawal Swasembada Pangan Era Digital

Akselerasi Infrastruktur dan Progres Konstruksi

Dalam tataran implementasi, seluruh desa sasaran telah merampungkan proses kontraktual. Dinamika pembangunan di lapangan pun menunjukkan kurva positif, di mana Desa La Bone mengambil posisi start lebih awal.

​”Seluruh desa sudah berkontrak dan yang lebih awal kontrak adalah Desa La Bone. Saat ini progresnya sudah 35 persen dan penyedianya adalah CV Niscala Indo Raya, sedangkan tiga desa lain dalam proses MC-0,” urai Akira.

Proyek di kawasan Wangkolabu dan Bontu-bontu kini berada di bawah kendali teknis CV Adiba Jaya Utama. Sementara itu, sentra maritim di Kelurahan Napabalano tengah dipersiapkan oleh CV Astaka Karya Utama. Seluruh proses konstruksi ini dipatok dengan durasi pengerjaan yang ketat, yakni 120 hari kalender.

Target Serah Terima dan Totalitas Kawasan Terintegrasi

Manuver pembangunan pada tahun ini secara otomatis mempertegas cetak biru ekspansi pesisir Muna. Jika dikalkulasi sejak akhir tahun 2025, Pemkab Muna sukses mengekstraksi alokasi untuk lima kawasan KNMP. Kawasan perdana yang berlokasi di Desa Ghone Balano bahkan telah mencapai titik kulminasi fisik.

BACA JUGA : Tak Halangi Warga: PUPR Muna Ungkap Alasan Jalan Tengiri Tak Bisa Langsung Diaspal

​”Pada tahun 2025 KNMP pertama dibangun di Desa Ghone Balano. Saat ini pembangunannya sudah 100 persen, tinggal menunggu penyerahannya saja. Insyaallah, keempat desa yang dibangun tahun ini pada akhir Desember sudah rampung dan bisa diserahterimakan,” tegasnya dengan optimisme.

Proyeksi Berkelanjutan dan Agresivitas Lobi Birokrasi

Keberhasilan merajut konektivitas lima sentra nelayan ini tidak membuat otoritas terkait berpuas diri. Desain arsitektur ruang ekonomi pesisir ini akan terus dilanjutkan. Dukungan penuh dari Bupati Muna menjadi instrumen vital dalam memuluskan lobi strategis ke Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

​Akira memastikan, mesin birokrasi telah menyiapkan amunisi proposal lanjutan guna menyasar desa-desa berpotensi lainnya untuk periode anggaran mendatang.

​”Kami akan terus berupaya untuk mendatangkan program tersebut di Kabupaten Muna, tentu dengan dukungan Pak Bupati. Saat ini portal usulannya sudah tutup, semoga di tahun 2027 bisa terbuka kembali. Saat ini proposalnya sudah ada, tinggal menunggu portalnya saja terbuka,” pungkasnya merancang taktik ekspansi berikutnya.

Redaksi GoMUNA

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button