Reuni Alumni 2003 SMANSARA Manifestasikan Kepedulian Nyata

Momen suci Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa makna yang lebih dalam bagi Ikatan Alumni 2003 SMA Negeri 1 Raha (IKA’03 SMANSARA). Mengubah tradisi kumpul bersama menjadi gerakan sosial yang berdampak nyata, agenda Baksos hadir sebagai wujud kepedulian tulus terhadap sesama. Reuni akbar tahun ini tidak sekadar menjadi ajang nostalgia masa putih abu-abu, melainkan sebuah langkah proaktif para alumni untuk memberikan kontribusi dan manfaat langsung bagi masyarakat di Kabupaten Muna yang membutuhkan.
Baca Juga : Skema Listrik Gratis di Kabupaten Muna Jangkau 686 Hunian Prasejahtera
Reuni Transformasikan Silaturahmi ke Aksi Kemanusiaan

Mengusung tema besar “Peduli dan Berbagi”, agenda tahunan ini dirancang dengan visi yang jauh lebih bermakna. Solidaritas angkatan tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi dari seberapa besar jejak kebaikan yang ditinggalkan. Salah satu perwakilan angkatan, drg. Sarahfin Aslan, Sp. KG., mengartikulasikan, bahwa perjumpaan kawan lama ini harus melahirkan empati di tengah dinamika masyarakat.
“Kegiatan reuni tahun ini sengaja kami rangkaikan dengan beberapa aksi kemanusiaan. Tujuannya jelas, kami ingin kehadiran ikatan alumni ini dapat membawa nilai tambah dan manfaat yang bisa langsung dirasakan oleh warga,” ungkap drg. Sarahfin, kepada Redaksi GoMuna.Id, Minggu, 29 Maret 2026.
Dari Edukasi Usia Dini Hingga Solidaritas Donor Darah

drg. Sarahfin, menjelaskan bahwa langkah konkret ini diawali dengan pendekatan edukatif pada 12 Maret 2026 lalu. Menyasar generasi penerus di SDN 5 Batalaiworu, tim alumni memberikan penyuluhan komprehensif terkait pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut. Interaksi ini dikemas secara dinamis dan diakhiri dengan praktik sikat gigi massal bersama anak-anak sekolah dasar tersebut, guna menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
“Dalam sesi ini para siswa tidak hanya menerima paparan komprehensif, tetapi juga mempraktikkan simulasi sikat gigi massal secara terpadu,” ujarnya.
Eskalasi aksi kemanusiaan ini kemudian berlanjut pada kegiatan donor darah yang digelar pada 22 Maret 2026. Mengambil titik kumpul di Pendopo Arena Dayung, Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu, kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.00 hingga 10.00 WITA ini sukses menarik antusiasme publik. Momentum Kemanusiaan ini turut dikawal secara komprehensif oleh dr. La Ode Baynuddin, selaku Dokter Penanggung Jawab di Unit Transfusi Darah (UTD) Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda), berkolaborasi bersama para alumni, mereka terlibat langsung mulai dari tahapan skrining klinis hingga proses pengambilan darah para relawan. Seluruh kantong-kantong darah esensial yang berhasil dihimpun kemudian diserahkan sepenuhnya kepada UTD tersebut.
Baca Juga : Pesan Kesetaraan Dibalik Gelaran Open House Bupati Muna
“Seluruh hasil donor kami serahkan sepenuhnya ke UTD Labkesda Muna untuk kebutuhan stok persediaan bagi pasien yang membutuhkan,” tambahnya.
Perjamuan Hangat jadi Epilog Nostalgia Angkatan

Rangkaian aksi kemanusiaan yang padat dan penuh makna ini akhirnya ditutup dengan manis melalui acara puncak silaturahmi. Bertempat di salah satu Resto di Kota Raha, seluruh kolega IKA SMANSARA’03 kembali duduk bersama. Perjamuan hangat menjadi penutup yang sempurna, mengukuhkan ikatan persaudaraan sekaligus menyalakan harapan agar tradisi kebaikan ini dapat terus diwariskan pada masa-masa mendatang.
“Ditutup dengan merangkai kembali memori masa putih abu-abu bersama teman-teman sekolah, melepas rindu, sekaligus berkomitmen agar kegiatan sosial semacam ini terus tereplikasi di masa mendatang,” tutup drg. Sarahfin.
Redaksi GoMuna




