Pendidikan

Bukber Mitra Karya Persada Group Sarat Nilai Soliditas Pendidikan

Momentum Bulan Suci Ramadan kerap dimanfaatkan berbagai lembaga untuk mempererat relasi sosial dan nilai spiritual. Hal itu pula yang dilakukan oleh Yayasan Mitra Karya Persada Group, dengan menggelar berbuka puasa bersama (bukber) di kediaman Dr. Albert, Ketua Dewan Pembina yayasan tersebut.


Baca Juga : Safari Ramadan di Muna Jadi Panggung ASR Gelontorkan Program Besar

Pererat Ukhuwah Keluarga Besar Mitra Karya Persada Group

Tepatnya, di hari ke-25 puasa Ramadan, seluruh unsur pengurus lembaga pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan tersebut, mulai dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas (SMA), Pondok Pesantren (Ponpes), Universitas, termasuk Albert Institute, berkumpul dalam satu ruang silaturahmi, memperkuat relasi kelembagaan sekaligus mempertegas komitmen kolektif dalam memajukan sektor pendidikan yang dikelola yayasan.

Momentum kebersamaan ini sekaligus sebagai wadah mempertemukan berbagai elemen pendidikan yang selama ini menjalankan aktivitas akademik di unit masing-masing. Para pengurus dan tenaga pendidik dapat saling berinteraksi, berdialog, sekaligus memperkuat solidaritas kelembagaan.

Menjadikan agenda tahunan yang secara konsisten dilaksanakan setiap Bulan Suci Ramadan itu memiliki nilai strategis dalam membangun hubungan emosional di antara keluarga besar Yayasan Mitra Karya Persada Group.

Agenda Tahunan Sebagai Ruang Refleksi

Ketua Dewan Pembina Yayasan Mitra Karya Persada Group, Dr. Albert menuturkan, bahwa momentum Ramadan ini dimaknai sebagai kesempatan untuk mempererat ukhuwah, memperkuat nilai kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kolaborasi dalam membangun lembaga pendidikan yang berdaya saing dan berorientasi pada kemajuan generasi masa depan.


Baca Juga : Panen Jagung dan Peletakan Batu Pertama Masjid Jadi Agenda Strategis Bupati ke Muna Timur

“keberhasilan suatu lembaga pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sistem manajemen yang baik, tetapi juga oleh kuatnya solidaritas dan rasa memiliki di antara para pengelolanya,” ujar Dr. Albert, Minggu, 15 Maret 2026.

Menurut, Dr. Albert kegiatan ini juga dimaknai sebagai ruang refleksi kolektif bagi seluruh keluarga besar yayasan dalam mempererat tali silaturahim. Menurutnya, hubungan yang harmonis antar pengurus merupakan modal sosial yang sangat penting dalam menjaga stabilitas organisasi serta meningkatkan efektivitas kerja kolektif.

“Dengan terjaganya komunikasi yang harmonis di antara pengurus dan tenaga pendidik, kami optimistis dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan pendidikan sekaligus memperluas kontribusi sosial di tengah masyarakat,” tutupnya.

Redaksi GoMuna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button