Silaturahmi Akbar KKMM Sultra Katalisator Rajut Kohesi Sosial Diaspora

Upaya Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) Sulawesi Tenggara, La Ode Darwin, dalam merajut kembali kohesi sosial di tengah derasnya arus modernisasi dinilai membutuhkan komitmen dan perjuangan besar. Langkah nyata untuk menjawab tantangan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan silaturahmi akbar yang dikemas dalam bentuk festival budaya.
BACA JUGA : Silaturahmi Akbar KKMM Sultra Murni Kedaulatan Budaya Tanpa Muatan Politis
Keputusan berani Darwin mengumpulkan puluhan ribu diaspora dalam perjumpaan antargenerasi ini terus menuai simpati publik. Lebih dari sekadar momentum untuk bersilaturahmi, kegiatan berskala masif ini dirancang inklusif guna mempertemukan seluruh elemen keluarga besar masyarakat Muna, baik yang berdomisili di jazirah Sulawesi Tenggara maupun para perantau di berbagai penjuru Nusantara dan mancanegara.
Dukungan kuat kini mengalir dari kalangan tokoh muda Muna. Mereka memberikan apresiasi terhadap dedikasi La Ode Darwin sebagai inisiator utama perhelatan tersebut. Agenda kultural yang dijadwalkan berlangsung di Arena Eks MTQ Kota Kendari pada 19 Juli 2026 ini, diproyeksikan menjadi momentum krusial dalam memperkuat rasa persaudaraan masyarakat Muna.
Penegasan Independensi dan Fondasi Kebudayaan
Salah seorang tokoh muda Muna, Muliadi, secara terbuka memberikan dukungan moral terhadap realisasi agenda kebudayaan ini. Mantan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2021–2025 tersebut memandang bahwa festival ini merupakan ruang perjumpaan strategis yang sepenuhnya berorientasi pada pelestarian nilai-nilai luhur sosiokultural.
Ia mengapresiasi atas langkah taktis Bupati Muna Barat tersebut yang dinilai sukses meramu wadah inklusif untuk menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam satu bingkai persaudaraan.
“Apresiasi yang setinggi-tingginya patut kita berikan kepada pak Darwin atas inisiatif dan gagasan luar biasa ini. Langkah ini merupakan tindakan nyata dalam menjaga marwah, mengonsolidasikan soliditas, dan membangun masa depan keluarga besar Muna yang lebih solid,” ujar Muliadi pada Selasa (7/7/2026).
Steril dari Muatan Politik Praktis
Muliadi juga mengambil sikap tegas untuk mematahkan berbagai spekulasi miring yang berpotensi mencederai niat baik penyelenggaraan acara. Ia menggarisbawahi bahwa perhelatan akbar tersebut murni berdiri di atas fondasi kebudayaan demi kepentingan persatuan daerah.
“Saya perlu menegaskan, pertemuan akbar ini sama sekali tidak memiliki tendensi atau muatan politik. Ini adalah manifestasi murni dari semangat merajut kekeluargaan, baik bagi kerabat yang berdarah asli Muna maupun keluarga hasil asimilasi melalui perkawinan lintas suku,” tegas pria yang saat ini memegang amanah sebagai Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna Buton (KKMMB) Kabupaten Konawe Selatan tersebut.
Wahana Edukasi Identitas Luhur dan Asimilasi
Bagi Muliadi, yang pernah menjabat sebagai Camat Lalembuu pada periode 2012–2017, festival budaya ini memiliki daya tarik emosional tersendiri. Ia menilai acara tersebut merupakan gerbang utama bagi generasi penerus untuk mengenal dan memahami identitas luhurnya di tengah kemajemukan.
Sebagai figur yang lahir dari proses asimilasi budaya, Muliadi melihat Silaturahmi Akbar KKMM sebagai panggung edukasi yang sangat relevan dan inklusif bagi semua kalangan.
BACA JUGA : Tokoh Muda Pegiat Tradisi Ajak Warga Muna Sukseskan Silaturahmi Akbar KKMM Sultra
“Bagi saya yang merupakan bagian dari keluarga Muna hasil asimilasi, perjumpaan ini adalah wahana istimewa untuk menyelami akar budaya secara lebih dekat. Saya meyakini, banyak saudara-saudara kita dengan latar belakang serupa yang merasakan hal yang sama. Ini adalah rumah besar kita untuk saling menghargai identitas dan merawat tradisi,” tambahnya.
Katalisator Kebangkitan Sumber Daya Manusia
Lebih lanjut, Muliadi menjelaskan bahwa di luar aspek seremonial dan pentas seni, agenda ini dipersiapkan secara matang untuk menjadi katalisator kebangkitan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Silaturahmi Akbar KKMM Sultra dijadwalkan akan menghadirkan deretan tokoh masyarakat, sesepuh adat, akademisi, kaum profesional, hingga diaspora Muna yang telah sukses berkiprah di pentas nasional dan internasional.
Motivasi untuk Generasi Muda Bumi Sowite
Kehadiran para figur inspiratif tersebut bertujuan untuk menyalurkan motivasi, mentransfer pengetahuan, serta memberikan edukasi strategis kepada generasi muda Muna. Agenda ini diharapkan mampu mencetak generasi baru yang berdaya saing tinggi.
“Dengan demikian, kaum milenial di Bumi Sowite dapat semakin percaya diri untuk tampil mengambil peran strategis dan memberikan kontribusi nyata bagi kelanjutan pembangunan daerah di tengah keberagaman bangsa,” pungkasnya.
Redaksi GoMUNA




